Libur Hanyalah Mitos

Liburan hanyalah mitos
Enak banget di pantai



Liburan selesai, kuliah dimulai, enggak kerasa
libur semester udah habis.


Harusnya selama libur semester aku bisa lebih
sering update blog, ealah tapi malah enggak ada satu pun update di masa libur
semester, bukan karena malas tapi memang enggak sempet dan enggak ada kepikiran
mau nulis apa, jadinya ya stuck engga ada ide sama sekali.

Ok, aku bakal pakai kalimat yang sering
digunakan kebanyakan blogger untuk mengawali update setelah sekian lama hiatus. Saking lamanya ditinggal, blog
ku udah banyak sarang laba – laba atau sangking lamanya ditinggal blog ini
sudah ada sarang laba – laba ditambah sarang ular, sarang kalajengking, sarang
hewan melata dan yang paling penting adalah sarangheo.

Agustus, bulan yang seharusnya serba refreshing, karena bulan Agustus selain bulan kemerdekaan bangsa
Indonesia yang kita banggakan juga sebagai bulan libur semester di kampusku.

Libur semester kali ini beda banget dengan
libur semester sebelumnya, bedanya bisa sampai 180”, jika sebelumnya aku
menghabiskan waktu libur untuk refreshing,
nongkrong sana – sini dan tidak produktif selama hampir lebih dari sebulan,
kali ini aku mencoba hal baru untuk mengisi liburanku, sebagai konsekuensinya aku
harus menghabiskan liburan di kampus.

Ya, aku menghabiskan liburanku di kampus, jika
di hitung aku hanya pulang ke rumah minggu awal libur semester, walaupun tidak
sedang ada kelas hampir tiap hari pergi ngampus, bisa pagi, siang, malam ya
jadwalnya nggak nentu memang, tergantung janjiannya jam berapa. Jika sedang
tidak pergi ke kampus aku bisa istirahat sejenak dari kesibukan libur semester
dengan tidur di kamar kost seharian.

Di liburan semester kali ini aku mendaftar
sebagai panitia pengenalan mahasiswa baru dikampus atau biasa disebut ospek.
awalnya iseng saja daftar jadi panitia itung – itung ngisi liburan semester,
jadi panitia ospek tidaklah mudah, butuh proses panjang dan perjalanan yang
berat, setelah melewati seleksi panitia dituntut untuk memahami semua konsep
acara dalam waktu yang singkat.
Walaupun sudah terbagi menjadi beberapa
departemen yang memiliki tugas dan wewenang masing – masing seluruh panitia
wajib mengetahui konsep acara yang akan dijalankan ( anak kepanitiaan  kampus pasti ngerti lah ).

Kenapa harus paham seluruh konsep acara ? yaa
bayangin aja masak panitia acara tidak mengetahui bagaimana jalannya acara.

Oh iya, kebetulan aku tergabung dalam tim OC
yang tugasnya adalah bagian teknis, atau gampangnya bagian yang melaksanakan
seluruh konsep yang telah disusun oleh tim SC, tim SC dibentuk lebih dahulu.

Setelah diberi waktu beberapa hari untuk
memahami konsep acara tibalah saat yang paling mau tidak mau harus di lewati,
verifikasi. Sedikit soal verifikasi, disini panitia akan di kumpulkan sesuai
departemennya lalu akan ditanya tentang konsep acara dan apa tugas dan wewenang
dari departemen mereka, mirip ujian lisan.
Biasanya forum verifikasi berlangsung semalam
suntuk, tapi itu juga kembali pada kesepakatan forum, ingin sehari hari kelar
dengan konsekuensi waktu tidur yang hilang atau dipending sampai hari
berikutnya jika sudah larut malam, tapi kebanyakan memilih untuk mengorbankan
waktu tidurnya. 

Setelah melakukan verifikasi maka saatnya
kerja, kerja nyiapin semua keperluan untuk menyambut keluarga baru di kampus,
sesuai dengan jobdesk masing – masing
departemen.

2 Minggu bukanlah waktu yang lama untuk
menyiapkan acara besar seperti ini, beruntung aku bisa bertemu dengan tim yang
bisa diajak kerja sama, walaupun pada awalnya kami jaim karena belum saling
mengenal sebelumnya, tapi seiring berjalannya waktu aku dan timku bisa saling
mengenal dan bisa menjalankan acara penyambutan mahasiswa dan mahasiswi baru
dengan meriah dan menyenangkan.


peserta ospek
sebagian peserta yang gembira
Banyak hal yang aku pelajari dalam libur
semester kali ini, pengalaman baru sudah pasti aku dapat, selain itu aku juga
belajar bagaimana membagi suatu pekerjaan yang besar menjadi kepingan kecil dan
dapat di selesaikan dengan waktu yang singkat dan hasil maksimal dan hal paling
penting yang aku pelajari adalah setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda
untuk bekerja sama dengan orang lain kita harus menyesuaikan dengan kepribadian/sifat
mereka.

Walaupun libur semester tidak bebas dari beban,
tapi aku cukup senang dengan libur semester kali ini.

17 thoughts on “Libur Hanyalah Mitos

  1. Uhug. Sepertinya yang kamu maksud di sini "refreshing" ya, bukan refrasing.

    Paham banget sih, kalau jadi panitia acara di kampus itu, sibuknya ampun-ampunan. Apalagi jadi mengorbankan waktu libur yang santai. Tapi semoga bisa semakin menambah pengalaman dan memperluas pengalaman kamu ya.

    Tetap semangat!

  2. Ngga papa, bersyukur aja. Seenggaknya mahasiswa punya waktu 'libur'di libur semester.

    Yang udah kerja gini malah udah bersyukur banget kalo tanggal merah jatohnya pas hari jumat atau senin, mayan libur 'panjang'. Hehe

  3. Saya sendiri selalu berpikiran kalau liburan bisa bikin artikel banyak. Tapi kenyataannya emang bener yang dikatakan admin, liburan hanya mitos. Boro-boro mau bikin banyak artikel, 1 aja males.
    Apalagi seperti admin yang masih sibuk menjadi panitia OSPEK, wajar deh kalau blognya penuh dengan sarangheo. Hikshikshiks

    1. Habis malas terbitlah semakin malas. Hahaha, bercanda gan.
      Tapi yang namanya bikin artikel itu tergantung mood jug, meskipun sibuk tapi mood bagus. Mau 3 artikel sekaligus kelar tuh.
      Penghambat lainnya disaat sudah gak males yaaa jaringan, udah nulis enak-enak eh jaringan putus nyambung.

  4. Lho kok bisa sama kayak yang aku alami sih mas, liburan hanyalah mitos wkwkwk aku juga sedang menikmati liburan semester, sekitar satu bulan aku habiskan untuk santai-santai, nulis jadi males dan rencana liburan gagal semua haha, alhasil ya cuma bisa melongo melihat temen-temen yang upload foto liburan mereka di sosmed.

    Tapi aku bekum pernah ikut jadi panitia ospek kayak gitu mas, hehe aku lebih milih jadi warga biasa aja lah wkwkwk.

  5. Eh, blognya udah ganti Theme lagi. Hahahaha. :3

    Sebenarnya, menurutku kamunya yg gak bersyukur Dis. Soalnya, banyak orang pengen punya kegiatan, tapi gak ada.

    Lah, lu udah dapet kegiatan malah ngeluh gitu. Ya namanya juga kegiatan, Dis. Harus dinikmati aja. Nggak usah terlalu dipikirin.

    Liburan justru malah seru kalo diisi kegiatan.

    Jadi, yg mitos itu cuman hal yang diduga-duga. 😀

    Semoga semangat terus ngeblognya.

  6. Konsep libur itu sendiri seperti apa sih. Apakah diam di rumah jalan jalan atau kegiatan lainnya? Hehe. Kalau dibilang libur dari tugas kuliah sih, sebagai mahasiswa jangan di rumah. Bener banget kamu sudah ambil kegiatan yabg bisa meningkatkan kapasitas kamu. Modal jaringan pertemanan itu akan sangat berguna nantinya. Kegiatan organisasi akan membentuk kita sebagai pribadi yang bertanggung jawab, dan juga sosial.
    Semangat ya. Pembelajaran justru banyak di luar kelas.

  7. alhamdulillah liburan semester kali ini lebih berfaedah yaaa.
    aku juga pernah jadi panitia ospek gitu pas jaman kuliah,
    emang asik bisa dapet pengalaman baru,
    walaupun haus relain jatah luiburan tapi itu semua tergantikan dengan pengalaman yang ga bisa di lupakan.

    Selamat menikmati masa liburanmu ya bang ppraset,
    jangan disia siakan kan, atau nanti kamu akan menyessal sepertiku yang ga punya jatah libur sedetikpun 🙂

  8. yap, libur semester sudah berakhir. Kalau gue sih seminggu lagi masuk. Gue juga menyibukkan diri dengan aktifitas panitia maba, entah dari ukm atauu organisasi agama. Itung-itung ngisi waktu dan melihat calon2 maba 🙂

  9. Kalau liburan cuman buat tidur-tiduran dirumah mulu, menurutku membosankan. Malah mending selang-seling gitu, ada yang kita isi dengan kegiatan, ada nanti yang dirumah, biar nggak bosan dan juga micu kreatifitas untuk nulis di blog.

    Jaman kuliah dulu, aku nggak ada libur semester, yang ada cuman libur idul fitri dan libur natal tahun baru. Libur pun diisi dengan kegiatan anjang sana, jadi kegiatan terus berapa hari, dirumah sehari-tiga hari gitu, terus kegiatan lagi.

    Sekarang udah kerja, udah nggak ada lagi liburan panjang kecuali ngambil cuti, jadi kalau mau liburan harus banget disempatkan biar nggak stres!

  10. Gue salah fokus sama giginya yang ngakak. Astaga 😀

    Hmm… Liburan lo enak dit, ada kerjaan. Selama liburan kerjaan gue cuma tidur. Keluar pun malem cuma sekedar nongkrong sama temen-temen. Awalnya juga niat bikin postingan buat blog, nyatanya ya hibernasi. Ya bisa dibilang liburan lo enak, liat dedek-dedek gemes, gebet sana gebet sini, serong kanan serong kiri.

  11. Perasaan tadi aku udah komen deh

    Enak lho jadi panitia ospek, meskipun liburnya sebentar kan tapi bisa bermanfaat dan tebar pesona wkwkwkwkkw
    Penting semangat aja kan liburan sekaligus berkegiatan juga jarang hihihi semangaaat

  12. HAI ASDITA!

    WAH! Keren nih memanfaatkan liburan dengan hal yang anti-mainstream, jadi panitia OSPEK. Ini mah nggak hanya membantu kampus tapi juga bisa menjadi ajang mengembangkan diri lho.Dan kalau dulu gue ikut panitia gitu buat nambah poin keaktifan mahasiswa juga, jadi manfaatnya dobel dobel deh

  13. Dari sisi pribadi, libur sekali atau dua minggu sekali itu udah bagus banget dalam seminggu. Di sela2 kegiatan, kita dibiarkan beristirahat, atau mengerjakan diluar kegiatan tetap kita.

    Kalo libur hanyalah mitos, berarti minggu juga hanyalah mitos. Ngga ada malam minggu, ngga ada orang pacaran. Yang artinya, pacaran hanyalah mitos~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top