Konsep Dasar Sistem Pakar

Sistem pakar (expert system) merupakan bagian dari ilmu kecerdasan buatan. Konsep dasar dari sistem pakar (expert system) adalah mengalihkan pengetahuan manusia (pakar) dalam menyelesaikan masalah ke komputer, sehingga komputer memiliki pengetahuan yang sama dengan manusia untuk menyelesaikan permasalahan. Tujuan utama dari pembuatan sistem pakar (expert system) yaitu melakukan pengalihan keahlian yang dimiliki oleh manusia (pakar) ke komputer lalu dialihkan ke manusia lain. Dalam pengalihan pengetahuan memerlukan 4 tahapan yang harus dilalui:

  1. Penambahan pengetahuan dari berbagai sumber
  2. Representasi pengetahuan ke komputer
  3. Melakukan inferensi ke dalam komputer
  4. Pengalihan pengetahuan ke pengguna lain

Pendekatan Basis Pengetahuan Penalaran Berbasis Aturan

Basis pengetahuan berisikan pengetahuan yang dibutuhkan dalam melakukan pemahaman terhadap permasalahan dalam domain tertentu. Salah satu pendekatan basis pengetahuan adalah Penalaran berbasis aturan (Rule Based Reasoning).

Penalaran Berbasis aturan (Rule Based Reasoning) digunakan jika sistem memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada suatu permasalahan tertentu dan pakar melakukan pemecahan permasalahan secara terurut. Bentuk ini juga digunakan apabila dibutuhkan penjelasan langkah pencapaian solusi. Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk aturan IF-THEN, bagian IF menyatakan premis, kondisi, atau antecedent, bagian THEN menyatakan konklusi atau konsekuensi yang akan menggantikan kondisi IF jika kondisi sesuai.

Metode Inferensi Forward Chainning

Metode inferensi forward chaining merupakan pendekatan yang dimotori oleh data (data driven), berdasarkan metode ini ketika terdapat aturan “IF A THEN B” jika A dinyatakan sebagai benar maka B juga dinyatakan benar. Untuk mendapatkan kesimpulan pada pendekatan ini pencocokan dimulai dari informasi yang dinyatakan sebagai kaidah IF atau informasi yang sebagai premis, jika informasi masukan sesuai dengan kaidah IF akan dilakukan pelacakan untuk mendapatkan kebenaran dari hipotesis.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai sistem pakar kamu dapat membaca buku dengan judul “Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya)” yang ditulis oleh Sri Kusumadewi.

Rancangan Sistem Pakar

Sistem pakar (expert system) yang aku buat kali ini mencoba untuk mengadopsi kemampuan yang dimiliki oleh Psikolog anak untuk menentukan permainan yang dapat membantu anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan ciri yang dimiliki oleh anak. Pengetahuan yang dimiliki oleh Psikolog akan dimodelkan sehingga dapat di simpan di komputer. Harapannya sistem pakar ini dapat membantu orang tua dalam menentukan permainan yang sesuai dengan ciri fisik dan perilaku yang dimiliki oleh anak.

Dalam membangun sistem pakar, saya menggunakan metode penyimpanan basis data penalaran berbasis aturan yang artinya pengetahuan akan direpresentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk IF-THEN. Dalam melakukan penalaran sistem menggunakan algoritma Forward Chaining artinya ketika sistem melakukan penalaran dimulai dari fakta untuk menguji kebenaran dari hipotesis.

Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) di bawah ini merupakan gambaran rancangan basis data yang saya gunakan untuk membangun sistem pakar (experts system). Basis data menyimpan aturan atau pengetahuan yang didapat dari pakar dan juga menyimpan kesimpulan dari pengetahuan. Selain itu sistem juga akan menyimpan pengguna yang akan digunakan untuk mengetahui riwayat penggunaan sistem.

Entity Relationship Diagram
Entity Relationship Diagram

Rancangan Alur Sistem

Sistem bisa digunakan ketika pengguna yang memiliki hak akses sebagai pakar telah menambahkan semua data yang diperlukan. Pakar menambahkan data parameter perkembangan anak dan data permainan, nantinya data yang ditambahkan akan membentuk aturan yang digunakan oleh sistem untuk memberikan kesimpulan. Gambaran umum proses bisnis yang berjalan pada sistem dapat dilihat pada gambar di bawah.

rancangan alur proses bisnis sistem pakar
Rancangan alur proses bisnis sistem

Implementasi Sistem

Sistem hanya bisa digunakan ketika pengguna telah terdaftar. pengguna yang ada di sistem disebut sebagai orang tua. Ketika sudah masuk pengguna di wajibkan untuk mengisi data sesuai dengan perilaku dan kebiasan anak, jika telah selesai dan setuju untuk mengirimkan data sistem akan mampu memberikan rekomendasi jenis permainan yang sesuai dengan data yang telah diberikan.

Penutup

  • Tech stack: PHP (Laravel), JavaScript (jQuery), HTML, CSS
  • Source code: Github
  • Demo: Unavailable